Berita Terkini

TEROR BJORKA: KPU RI RESPON PERMINTAAN DPR RI TERKAIT PERLINDUNGAN DATA

Tolitoli, kab-tolitoli.kpu.go.id- Selasa,13 September 2022. Menyikapi fenomena Bjorka, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) merespon cepat permintaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait Sistem Perlindungan Data di KPU. Hal ini dibuktikan KPU telah melakukan antisipasi terhadap potensi kebocoran data. Pertemuan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia dan Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik, senin (12/9/2022) di KPU RI,  langsung menyepakati beberpa point penting sebagai upaya langkah pengcegahan kebocoran data. “ Potensi-potensi terganggunya keamanan sistem dari sebuah sistem informasi itu harus diantisipasi. Pendekatannya bukan pendekatan reaktif, tapi pendekatan mitigatif” ujar Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik. Terkait soal kebocoran data yang di khawartikan oleh Ketua Komisi II DPR RI, Idham Holik menegaskan akan memperbaharui sistem keamanan data seperti Sistem informasi daftar pemilih (Sidalih) dan Sistem informasi pencalonan (Silon). “ Jadi semua aplikasi-aplikasi yang digunakan untuk pelaksanaan tahapan penyelenggaraan  pemilu itu akan kita upgrade teknologinya, termasuk juga keamanan,” tegasnya. Selanjutnya pihak KPU RI akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait aplikasi itu tentu berdasarkan rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dimana aplikasi tersebut juga akan terserifikasi di Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pusat. Diketahui Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mendorong KPU melakukan proses digitalisasi terkait tahapan pemilu guna mengantisipasi adanya hacker yang disinyalir mengganggu Tahapan Pemilu. Pihak KPU RI berjanji akan mengupayakan melakukan perlindungan data secara keseluruhan sebagai buntut dari isu kebocoran data yang dilakukan oleh Bjorka sebesar 105.003.428 data penduduk, meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK). (Sangsar. Bakohumas KPU Tolitoli)

Muhadir Yakin Optimalkan Partisipasi Pemilih Pada Pemilu Serentak Tahun 2024

Tolitoli, kab-tolitoli.kpu.go.id- Jumat, 09 September 2022. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolitoli, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Muhadir Hala, S.Pdi mengatakan bahwa “dirinya sangat antusias menyambut pemilu serentak  di tahun 2024 mendatang dan yakin bahwa KPU Kabupaten Tolitoli dapat mengoptimalkan partisipasi masyarakat dari pemilu dan pilkada sebelumnya”. Bertempat di kantor KPU Kabupaten Tolitoli, Muhadir saat ditanya siapa saja yang menjadi sasaran atau target untuk meningkatkan partisipasi pemilih untuk pemilihan umum (pemilu) kedepan menjawab, “ tentunya target utama kami yaitu masyarakat kabupaten Tolitoli yang sudah berhak untuk menjadi wajib pilih pada umumnya, tanpa terkecuali dan tanpa membeda-bedakan hak untuk mendapatkan informasi tentang tahapan pemilu, karena itu adalah salah satu tujuan kita sebagai penyelenggara”. Pendidikan pemilih merupakan salah satu strategi paling jitu karena melalui sosialisasi pendidikan pemilih, kita dapat memberikan edukasi pada masyarakat tentang tahapan pemilu, serta mengajak masyarakat menggunakan hak aspirasinya  untuk memilih pemimpin yang baik, bertanggung jawab untuk dapat membangun daerah. Muhadir juga menjelaskan tentang pengalamannya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) kemarin, mengenai titik sosialisasi yang terdapat dibeberapa tempat, yang memang pada dasarnya harus diberikan edukasi pendidikan pemilih, karena disebabkan terdapat beberapa kendala. “Ada beberapa segmen yang ditentukan oleh KPU Kabupaten Tolitoli dalam pelaksanaan Sosisalisasi Pendidikan Pemilih kedepan.Seperti Pemilih Pemula, Pemilih Disabilitas, Pemilih di Pesisir Pantai atau Kepulauan,  dan yang lebih utama lagi adalah pemilih yang Desa/Dusunnya belum dijangkau oleh akses internet”. Muhadir menegaskan bahwa “ KPU Kabupaten Tolitoli tidak semata hanya menggugurkan kejawajiban dalam pelaksanaan sosialisasi dikarenakan dalam sosialisasi tersebut terdapat muatan edukasi yang krusial terhadap materi yang diberikan agar pemilih kedepan benar-benar paham tentang esensi sebagai wajib pilih dimana pilihannya merupakan penentu keberlangsungan pembangunan kedepan”. Pada Pemilu 2019 yang lalu, KPU Kabupaten Tolitoli memiliki tingkat partisipasi pemilih mencapai 80% dari target yang di berikan oleh KPU Republik Indonesia (RI), yakni sebesar 75% dari total jumlah wajib pilih. Kemudian pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tahun 2020, presentasi partisipasi pemilih naik sebesar 3% yakni sebesar  83%. Tentunya ini yang menjadi tantangan KPU Kabupaten Tolitoli kedepan, untuk dapat meningkatkan lagi persentase partisipasi pemilih pada Pemilu yang akan datang. Diakhir wawancara, Muhadir mengatakan “dalam waktu dekat, KPU Kabupaten Tolitoli akan melakukan sosialisasi tatap muka dengan masyarakat wajib pilih, yang ada di Kabupaten Tolitoli terkait tahapan pemilu serentak tahun 2024”. (Humas KPU Tolitoli Sangsar)

Rapat Pembentukan Tim Helpdesk Sebagai Sarana Fasilitasi Partai Politik Peserta Pemilu

KPU Kabupaten Tolitoli melaksanakan Rapat Pembentukan Tim Helpdesk terkait Pelaksanaan Pendafaraan, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh ketua KPU Tolitoli Sulaeman Padjalani dan diikuti oleh Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Alisman.  Peserta rapat terdiri dari Kasubbag Tekparhubmas beserta staf dari sub bagian tersebut. Bertempat di Aula ruang rapat sekretariat KPU Tolitoli, Tim Helpdesk dibentuk untuk melakukan Fasilitasi kepada Partai Politik sampai dengan kegiatan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu tanggal 14 Desember 2022. Tim Helpdesk KPU Kabupaten Tolitoli melayani konsultasi hal-hal mengenai Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu kepada Partai Politik Calon peserta Pemilu dan melayani konsultasi dalam penggunaan Aplikasi SIPOL. Senin (01/08/2022).

Launching Aplikasi SI-ASET di Lingkungan Sekretariat KPU Tolitoli

Tolitoli, 30 Juni 2022. ‘’SI-ASET’’ adalah aplikasi sistim informasi  yang dibuat oleh reformer Ovelio Layuk. SI-ASET adalah singkatan dari Sistim Informasi Penataan Aset yang merupakan sebuah aksi perubahan pada Diklat PIM IV. Kegunaan aplikasi ini adalah menata dan menertibkan aset-aset  yang bersumber dari APBN maupun yang bersumber dari APBD.  Bertempat di Aula KPU Kabupaten Tolitoli kamis tanggal 30 Juni 2022, Ketua KPU Tolitoli Suleman secara resmi melaunching  aplikasi  ‘’SI_ASET’’ di lingkungan KPU Tolitoli. Dalam sambutannya Ketua KPU Tolitoli berharap bahwa dengan adanya aplikasi ini bisa membantu mendeteksi aset-aset yang ada di KPU Tolitoli baik itu aset bergerak maupun aset tidak bergerak. Hadir pula dalam kegiatan ini sekretaris KPU Tolitoli Habiba I. Timumun dalam kapasitas sebagai Mentor dari peserta DIklat PKP atas nama Ovelio Layuk. Sekretaris KPU berharap bahwa kedepan aset-aset yang ada di KPU dapat tertata dengan baik, apalagi KPU setiap tahapan baik pemilu maupun Pilkada selalu mendapat tambahan aset baik itu bersumber dari APBN maupun dari Pemerintah Daerah. Dengan adanya aplikasi ini memudahkan bagi kantor untuk menata administrasinya dengan baik.  Dalam kegiatan tersebut sang reformer dibantu oleh tim efektif mensosialisasikan dan memaparkan tutorial penggunaan aplikasi di depan semua pegawai secretariat KPU Tolitoli dan undangan yang hadir.

KPU Kabupaten Tolitoli Menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Periode Tahun 2022 di Tingkat Kabupaten Tolitoli

Jumat, 24 maret 2022 bertempat di Aula Kantor Sekretariat KPU Kabupaten  Tolitoli pukul 09.00 wita s/d selesai, KPU Kabupaten Tolitoli melaksanakan rapat pleno rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan Triwulan II Periode (april – juni) tahun 2022 di tingkat Kabupaten Tolitoli. Rapat tersebut di pimpin oleh ketua KPU Kabupaten Tolitoli Sulaiman Padjalani dan diikuti oleh Anggota KPU dari beberapa divisi, diantaranya divisi Sosialisasi pendidikan pemilih dan parmas, divisi teknis penyelenggaraan pemilu, dan divisi perencanaan program dan data. Rapat pleno tersebut  dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah daerah setempat baik dari Polres Tolitoli, Kodim 1305 Buol Tolitoli, Lanal Tolitoli, Bupati Cq. Kabag pemerintah, Disdukcapil Kab. Tolitoli, Kesbangpol Tolitoli, Lapas Kelas II B Tolitoli, Bawaslu Kab. Tolitoli, dan partai politik Se-Kabupaten Tolitoli. Berdasarkan ketentuan Peraturan KPU No. 6 Tahun 2021 tentang Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan, rapat pleno rekapitulasi triwulan II periode (april - juni ) tahun 2022 yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Tolitoli menghasilkan hal sebagai berikut: 1. Rekapitulasi daftar pemilih baru dengan jumlah sebanyak 1.083 pemilih, daftar pemilih TMS (Tidak Memenuhi Syarat) sejumlah 122 pemilih dan daftar pemilih ubah data sebanyak 0 pemilih. 2. Rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan Triwulan II tahun 2022 dengan jumlah sebanyak 155.385 pemilih, dengan rincian Lakilaki sebanyak 78.680 pemilih dan perempuan sebanyak 76.705 pemilih, tersebar di 10 (sepuluh) kecamatan,109 kelurahan/desa dan 504 TPS sesuai dengan rincian sebagaimana terlampir dalam berita acara 3. Menerima masukan data dari: a. Dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Tolitoli b. Tanggapan masyarakat via whatsapp c. Tanggapan masyarakat via google form. (Afr)

PELATIHAN DASAR TATA KELOLA PEMILU DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT KPU PROVINSI DAN SEKRETARIAT KPU KABUPATEN/KOTA SE-SULAWESI TENGAH

Tolitoli, Minggu 19 Juni 2022. Sekretariat KPU Kabupaten Tolitoli mengikuti Pelatihan Dasar Tata Kelola Pemilu di lingkungan Sekretariat  KPU Provinsi dan Sekretariat KPU Kabupaten/ Kota  Se-Sulawesi Tengah. Bertempat di gedung Sriti Convention Hall Palu pukul 07.30 wita sampai dengan selesai, Pelatihan Dasar Tata Kelola Pemilu ini diselenggarakan oleh KPU RI dalam upaya membangun institusi/kelembagaan, pengembangan karir, serta meningkatkan pengetahuan Penyelenggara Pemilu tentang Tata Kelola Pemilu yang baik khususnya  PNS (Pegawai Negeri Sipil) jelang pemilu serentak tahun 2024. Pelatihan Dasar Tata Kelola Pemilu dibuka oleh Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Taufik, S.STP. Dalam sambutannya, Taufik mengingatkan agar dalam menyelenggarakan pemilu harus terbangun solidaritas antar sekretariat dan komisioner. Sejalan dengan hal tersebut, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Nisbah, M.Si. juga menyampaikan bahwa “Tata Kelola Pemilu merupakan salah satu aspek utama dalam penyelenggaraan pemilu. KPU juga dituntut untuk memiliki integritas, profesionalitas, sinergitas serta soliditas sehingga mampu berinteraksi dengan setiap kegiatan kepemiluan. Nilai integritas harus terbentuk secara baik dalam eksistensi mengelola tahapan pemilu, sehingga  penyelenggaraan pemilu dapat berlangsung secara baik dan berkualitas”. Menghadirkan pemateri yang merupakan Tim Pakar dari KPU RI Ferry Daud Liando serta Tenaga Ahli KPU RI Santo Gofia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi bagi para peserta Pelatihan Dasar. Pemberian materi kemudian dibagi menjadi beberapa sesi dengan judul materi yang berbeda. Setelah menerima materi pelatihan, para peserta pelatihan dasar kemudian mengikuti post test secara online melalui handphone ataupun laptop yang dibawa oleh tiap peserta. Mewakili Provinsi Sulawesi Tengah, Ovelio Layuk yang merupakan Kasubbag dari KPU Kabupaten Tolitoli mendapatkan nilai sempurna yaitu 100 dari 50 soal post test yang diadakan. Secara keseluruhan, peserta pelatihan dasar baik KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Tengah mendapatkan nilai yang memuaskan. Kegiatan pelatihan dasar Tata Kelola Pemilu kemudian ditutup oleh Anggota KPU Provinsi Sulawesi Tengah Sahran Raden yang berpesan agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut kedepannya sebagai tolak ukur pengembangan karir dan peningkatan kapasitas bagi penyelenggara pemilu. (Afr)