Berita Terkini

KPU KABUPATEN TOLITOLI MELAKUKAN PENANDATANGANAN NPHD PILKADA 2024

Jakarta, kab-tolitoli.kpu.go.id – Bertempat di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Keuangan Daerah, Gedung H Kementrian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tolitoli dalam hal ini Ketua KPU, Junaidi bersama Sekretaris KPU, Habiba I. Timumun melakukan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten (Pilkada) Tolitoli, pada hari Jum’at, (29/12/2023). Sebagai bentuk Komitmen KPU Kabupaten Tolitoli mewujudkan sebuah Pilkada yang menjamin hak masyarakat dalam proses Demokrasi, KPU Kabupaten Tolitoli telah melakukan langkah awal dengan melakukan penyusunan program kegiatan dan anggaran. Rancangan program, kegiatan dan anggaran yang telah disusun dalam bentuk proposal, untuk membiayai tahapan-tahapan persiapan meliputi pembentukan badan penyelenggara ad hoc, pemutakhiran data pemilih, sosialisasi dan pendidikan pemilih dan lain-lain. Kemudian, tahapan pelaksanaan meliputi pencalonan, kampanye, pemungutan dan penghitungan suara termasuk membiayai pengadaan logistik Pilkada. Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu, Boyke Martz Siagian, Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda Selaku Sub Koordinator pada Seksi Wilayah IIIB Subdirektorat Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Wilayah III Direktorat Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah dan Mulyani Sulya Fajarianti, Analisis Kebijakan Ahli Madya selaku Koordinator pada Subdirektorat Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah. (Humas KPU Kabupaten Tolitoli Mutmainnah/foto Nurfausi/ed Herdyanti)

KONSOLIDASI NASIONAL 2023 DALAM RANGKA KESIAPAN PEMILU TAHUN 2024

Jakarta, kab-tolitoli.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tolitoli mengikuti Konsolidasi Nasional Tahun 2023 dalam rangka kesiapan PemiIian Umum Tahun 2024, di Istora Senayan, Jakarta, Jum’at(29/12/2023). Ketua KPU Hasyim Asy’ari, Anggota KPU Parsadaan Harahap, August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Yulianto Sudrajat, Idham Holik, dan Mochammad Afifuddin, bersama Sekretaris Jenderal KPU, Bernad Dermawan Sutrisno hadir membuka sekaligus memberikan arahan pada Konsolidasi Nasional 2023 Dalam Rangka Persiapan Pemilu 2024. Pada sambutannya, Hasyim menjelaskan tujuan utama Konsolnas adalah memperkuat organisasi, merapatkan barisan dalam rangka meneguhkan itikad serta meningkatkan kualitas pelayanan sebagai penyelenggara pemilu kepada pemilih dan peserta pemilu. Pada kesempatan yang sama, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo juga memberikan arahan pada Konsolidasi Nasional 2023. Dalam arahannya, Presiden Jokowi menekankan KPU dari pusat sampai daerah harus siap menjalankan pemilu yang jujur dan adil, yang dipercaya oleh rakyat. Jokowi meminta KPU memastikan tata kelola baik, kesiapan petugas harus baik, ketersediaan logistik  distribusi logistiknya juga harus baik, kesiapan sistem dan teknologi harus baik. KPU, kata Jokowi, harus memastikan seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dapat menggunakan hak pilih secara bebas, rahasia, tanpa diskriminasi. Kemudian selanjutnya, kegiatan Konsolidasi Nasional 2023 Dalam Rangka Persiapan Pemilu 2024 juga diisi dengan diskusi panel yang dihadiri oleh Ketua KPU Hasyim Asy’ari, Anggota KPU Yulianto Sudrajat, Idham Holik dan Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno.    Narasumber yang hadir, yaitu dari Mabes Polri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, Polri Kabaharkam, Nyoman Adhi Suryadnyana, Anggota BPK, Nawawi Pomilongo, Ketua KPK  Dr. Reda Manthovani, Jamintel Jaksa Agung, Laksda Rachmad Jayadi, Asops Panglima TNI,  dan Togap Simangunsong, Plh. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri dengan moderator Astri Megatari, Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta. Ditempat yang sama, Sekretaris Jenderal KPU, Bernad Dermawan Sutrisno memberikan arahan. Pada arahannya, Bernad menyampaikan terima kasih kepada jajaran sekretariat yang tetap bertahan untuk menyimak paparan narasumber pada diskusi panel, karena beberapa materi dapat jadi bahan dalam melaksanakan tugas. Bernad juga menekankan soliditas jajaran sekretariat dalam menjalankan tugas, memberikan dukungan teknis kepada KPU untuk menjalankan tugas tahapan penyelenggara pemilu. Lebih lanjut, jajaran sekretariat diminta menjaga integritas dan kesehatan.    Turut hadir, Anggota BPK (AKN I), Menkopolhukam, Mendagri, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Ketua KPK, Ketua DKPP, Ketua Bawaslu, jajaran pejabat eselon I,II,III,IV, Pejabat Fungsional, Tenaga Ahli, jajaran Setjen KPU, Ketua, Anggota, Sekretaris, Kabag. Dan Kasubag KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia.(Humas KPU Kabupaten Tolitoli Mutmainnah/foto Indah/ed Herdyanti)

SIMULASI PEMUNGUTAN DAN PERHITUNGAN SUARA PEMILU TAHUN 2024 DI TPS

Tolitoli, kab-tolitoli.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tolitoli melakukan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2024, di Villa Alfiry Beach, Senin(25/12/2023).   Plh Ketua KPU Kabupaten Tolitoli, Marsyuki membuka dengan resmi kegiatan Simulasi tersebut.     Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Rian Virvian Hidayat R. Pelealu mengatakan, simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 melibatkan 20 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Divisi Teknis dan Partisipasi Masyarakat dan 327 Panitia Pemungutan Suara (PPS). Menurut Rian, tujuan simulasi pemungutan dan penghitungan suara memotivasi agar teman-teman penyelenggara dari badan adhoc pada tingkat Kecamatan maupun Desa dapat melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara dengan profesional, baik dan lancar pada 14 Februari 2024 mendatang.    Warman, Selaku Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia mengatakan, sesuai mekanisme tahapan yang mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 25 tahun 2023 tentang pemungutan dan penghitungan suara, pihaknya menekan seluruh anggota penyelenggara Pemilu dapat menjalankan dengan maksimal, baik dan aman.    Ia juga mengatakan, seluruh tahapan telah berjalan sesuai jadwal. Tahapan terkini adalah pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Berdasarkan jadwal, pada 25 Januari nanti akan dilakukan pelantikan KPPS. Pada simulasi, Rian menggunakan surat suara dalam bentuk spesimen sebagai contoh pemungutan dan penghitungan suara Calon Presiden – Wakil Presiden (Capres – Cawapres), Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD).    Turut hadir dalam Simulasi yaitu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Kepala Sub Bagian Teknis dan Partisipasi Masyarakat, Kepala Sub Bagian Hukum dan Sumber Daya Manusia, Kepala Sub Bagian Perencanaan Data dan Informasi beserta staf Teknis dan Hukum Sekretariat KPU Kabupaten Tolitoli.(Humas KPU Kabupaten Tolitoli Mutmainnah/foto Nurfausi/ed Herdyanti).

ROADSHOW SOSIALISASI PEMILIHAN UMUM PEMILIHAN UMUM SERENTAK 14 FEBRUARI TAHUN 2024 DI KECAMATAN BAOLAN KABUPATEN TOLITOLI

Tolitoli, kab-tolitoli.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tolitoli Melaksanakan Rangkaian Acara Roadshow Dalam Rangka Mensosialisasikan Hari Pemungutan Suara Pemilu Tahun 2024 Kepada Masyarakat Yang Ada Di Kecamatan Baolan, Kamis (21/12/2023). Kegiatan pembukaan pelepasan peserta Roadshow dibuka langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Tolitoli, Junaidi. Dalam sambutanya Junaidi mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan Sosialisasi Atau Penyuluhan Kepada Masyarakat Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli agar dapat berpartisipasi pada Pemilihan Umum Tahun 2024 nantinya.    Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tolitoli turut hadir untuk melepas Peserta Roadshow Dalam Rangka Sosialisasi Hari Pemungutan Suara Pemilu Tahun 2024.  Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan roadshow yang melalui rute dari Jl. Jendral Sudirman sampai finish kembali di Kantor KPU Kabupaten Tolitoli. Dalam roadshow tersebut, KPU Kabupaten Tolitoli mensosialisasikan 18 Partai Politik dan membagikan Leaflet, Gantungan Kunci dan memperdengarkan Jingle Pemilu 2024. Turut hadir dalam pembukaan pelepasan peserta Roadshow yaitu Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (Humas KPU Kabupaten Tolitoli Mutmainnah/foto Indah/ed Herdyanti)

RAPAT KOORDINASI PENYUSUNAN DAFTAR PEMILIH TAMBAHAN (DPTb) BERSAMA BADAN ADHOC PPK SE-KABUPATEN TOLITOLI PADA PEMILU TAHUN 2024

Tolitoli, kab-tolitoli.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tolitoli melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) bersama Badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Tolitoli pada Pemilu Tahun 2024, bertempat di Mitra Utama Hotel Lantai I, Kamis (21/12/2023). Ketua KPU Kabupaten Tolitoli, Junaidi, membuka secara resmi kegiatan Rakor tersebut. Dalam sambutannya Junaidi mengatakan bahwa Rakor ini merupakan hal penting bagi penyelenggara di semua tingkatan, karena secara tekhnis akan dialami pada hari pemungutan suara nantinya. Ia menegaskan bahwa Rakor DPTb ini berkaitan erat dengan perubahan lokasi melakukan pemilihan. Diharapkan peran aktif masyarakat dalam proses pindah memilih dalam kurun waktu antara kategori H-30 dan H-7 Pemilu mendatang. Dikarenakan hal tersebut berhubungan dengan surat suara yang didapatkan. Kemudian selanjutnya, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Nasrin mengatakan DPTb merupakan Pemilih yang sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) tetapi ingin pindah memilih karna alasan tertentu yang sudah diatur Undang-Undang. Olenhya itu, pentingnya untuk memgecek apakah sudah terdaftar di dalam DPT dengan cara mengakses www.cekdptonline.kpu.go.id. Nasrin memaparkan materi tentang penyusunan DPTb merupakan tahapan pemuktahiran data pemilih setelah DPT oleh KPU. ada 9 syarat untuk menjadi pemilih DPTb, pertama, menjalankan tugas pemerintah di tempat lain pada hari pemungutan suara. Kedua, menjalani rawat inap di rumah sakit atau mendampingi keluarga yang sedang sakit. Ketiga, penyandang disabilitas di panti sosial. Keempat, menjalani rehabilitasi narkoba. Kelima, menjalani tahanan di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan. Keenam, tugas belajar pendidikan menengah atau tinggi. Ketujuh, pindah domisili. Kedelapan, tertimpa bencana alam, dan Kesembilan, bekerja di luar domisilinya, serta keadaan-keadaan tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Perwakilan dari Lapas Kelas II B Tolitoli. Kegiatan dihadiri oleh PPK se-Kabupaten Tolitoli serta Jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Tolitoli.(Humas KPU Kabupaten Tolitoli Mutmainnah/foto Indah/ed Herdyanti)